Sabtu, 27 Agustus 2011

THOMAS EDISON

Thomas Alva Edison sangat terkenal sebagai ilmuwan penemu lebih dari 1.000 paten, tercatat terbanyak sepanjang masa. Tetapi tidak banyak yang mengetahui bahwa ia menderita gangguan pendengaran sejak lahir. Ia tidak mampu mendengar suara lembut, kecuali teriakan keras.

Suatu hari ada orang bertanya mengapa ia tidak menggunakan alat bantu dengar untuk memperjelas suara-suara di sekitarnya. Thomas Alva Edison hanya tertawa. "Dalam satu hari ada berapa berita yang seharusnya didengar? Tapi kalau seseorang harus berteriak kepada saya, maka dia tidak mungkin membohongiku," katanya.

Pesan:

Thomas Alva Edison tidak menganggap kekurangan pada dirinya sebagai cacat yang memalukan. Sebaliknya, ia menganggap kekurangan itu sebagai karunia yang patut disyukuri, karena ia tidak perlu mendengar kebohongan, berita negatif atau kata-kata yang dapat mengendorkan semangatnya. Gangguan pendengaran baginya adalah anugrah yang membuatnya mampu memanfaatkan waktu secara maksimal dan lebih konsentrasi berpikir untuk menciptakan penemuan yang bermanfaat bagi manusia.

Pada dasarnya setiap manusia memiliki keistimewaan yang tampak sebagai kelebihan maupun kekurangan. Thomas Alva Edison memanfaatkan keistimewaan tersebut untuk menciptakan prestasi hidup. Itu pertanda bahwa kemampuan kita memanfaatkan keistimewaan yang ada di dalam diri kita sendiri ternyata lebih menentukan keberhasilan dibandingkan kekuatan kita yang lain misalnya kecerdasan, kondisi fisik yang sehat dan menarik, bakat, kekayaan, dan lain sebagainya.

                             (sumber : www.andriewongso.com/cetak_artikel/543/)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar